Ketua Komisi I DPR : ‘Paris Attack’, ada skenario Tarik Eropa dalam Konflik Timur Tengah


paris-attack-skenario-tarik-eropa

Islamedia – Ketua Komisi I DPR, Mahfudz Siddiq, turut angkat bicara mengenai aksi teror berdarah di Paris, Prancis, Jumat, 13 November 2015. Politisi Partai Keadilan Sejahtera itu menilai aksi itu sebagai tindakan yang begitu keji.

“Sasaran warga sipil di stadion yang dihadiri Presiden Prancis jelas merupakan teror kepada negara juga,” kata Mahfudz, Sabtu, 14 November 2015.

Sejumlah media setempat mengutip, ada dugaan aksi teror ini didalangi kelompok militan bersenjata Islamic State of Iraq and Syria (ISIS). Bagi Mahfudz, kalau ISIS dikaitkan dengan serangan teroris di Paris itu berarti ada skenario menyeret Eropa ikut dalam konflik di Timur Tengah.

“Jika pelaku benar dari ISIS maka ini adalah bagian dari skenario untuk menarik negara-negara Eropa masuk terlibat dalam konflik bersenjata di Timteng,” ujarnya.

Saat ini, Rusia secara terang-terangan membantu untuk memerangi ISIS di Suriah. Presiden Suriah juga sudah meminta bantuan.

“Kita tahu ISIS sarat dengan campur tangan dan kepentingan sejumlah negara. Pola konflik kawasan yang sedang terjadi di Timteng memang akan terus diperluas ke berbagai negara lain,” katanya.

Mahfudz menjelaskan, awalnya konflik di Timur Tengah ketika Amerika Serikat mengintervensi Irak di bawah rezim Saddam Husain. Setelah itu, berlanjut ke Libya, Suriah dan termasuk Yaman.

“Perubahan rezim politik tidak segera menghasilkan rezim dan format politik baru. Yang muncul adalah model konflik baru yang multi faktor dan aktor,” katanya.

Mahfudz menilai, ISIS hanya satu faktor dan aktor dalam pola konflik sekarang.

“Timteng sesungguhnya telah dijadikan lapangan konflik untuk target merekonstruksi peta negara dan kekuasaan dengan melibatkan aktor negara dan non-negara,” katanya.

Setelah AS, Rusia, Saudi dan Turki terlibat, menurut Mahfudz, kasus pembantaian di Paris adalah cara menyeret Eropa menjadi faktor dan aktor tambahan.

“Pemerintah Indonesia harus memahami dan menyikapi kondisi ini. Karena pola konflik ini akan terus diperluas termasuk ke kawasan Asia Barat, Asia Selatan dan kemudian Asia Tenggara,” jelasnya.

Di kawasan Asia Timur, Mahfudz menilai sudah menghadapi potensi konflik kawasan yaitu isu Laut China Selatan.

“Jika kedua pola konflik kawasan ini bertemu maka layak kita memproyeksi terjadinya konflik baru yang sangat besar,” katanya. [islamedia/viva/YL]

http://islamedia.id/ketua-komisi-i-dpr-paris-attack-ada-skenario-tarik-eropa-dalam-konflik-timur-tengah/

author
No Response

Leave a reply "Ketua Komisi I DPR : ‘Paris Attack’, ada skenario Tarik Eropa dalam Konflik Timur Tengah"