Maraknya Judi Bola di Semarang, Ulama : Kapolda Sekarang Tidak Tegas !


judi

Maraknya perjudian dengan cara memasang taruhan pada pertandingan sepakbola atau biasa disebut judi bola di Semarang membuat masyarakat resah.

Menanggapi hal tersebut, ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Tengah H Musman Tholib mengingatkan agar aparat kepolisian segera menindak tegas jaringan mafia judi bola di Ibu Kota Provinsi Jawa Tengah itu.

Diberitakan Suara Pembaruan, Musman mendesak aparat kepolisian agar tidak tebang pilih dalam memberantas jaringan mafia judi bola.

“Jangan tebang pilih. Kalau ada oknum aparat kepolisian yang terlibat membekingi harus diberikan sanksi berat. Sanksinya harus berlipat karena sebagai penegak hukum seharusnya bertindak tegas memberantas perjudian bukan membekingi,” tegas Musman.

Lanjutnya, ia menilai Kapolda sekarang tidak tegas sehingga perjudian bola yang saat ini makin merajalela terkesan dibiarkan oleh kepolisian, padahal praktek perjudian di wilayah hukum Jawa Tengah bisa diberantas habis saat Kapolda Jawa Tengah dijabat Irjen Chaerul Rasjid pada tahun 2004-2005.

“Kapolda sekarang tidak tegas. Seharusnya Kapolda menindak pelaku perjudian tanpa kompromi seperti yang telah dilakukan Kapolda sebelumnya,” ujar Musman.

Secara terpisah, Ketua Dewan Perwakilan Wilayah PBNU Kota Semarang Abu Hafsin Umar mengatakan masyarakat menagih tindakan konkrit aparat penegak hukum dalam memberantas perjudian di Semarang. Sesuai sumpah jabatan, lanjut Abu, mereka telah berjanji untuk menjadikan hukum sebagai panglima. [suarapembaruan/islamedia]

http://islamedia.id/maraknya-judi-bola-di-semarang-ulama-kapolda-sekarang-tidak-tegas/

author
No Response

Leave a reply "Maraknya Judi Bola di Semarang, Ulama : Kapolda Sekarang Tidak Tegas !"