Aksi Demo PPI Sorot Kualitas Jalan Beton, Begini Reaksi Penegak Hukum

LINKBERITA.COM, JENEPONTO – Sejumlah aktivis Parlemen Pemuda Indonesia yang mengatasnamakan diri dari gerakan penumpasan antek korupsi (G.24/S.PAK) menggelar aksi unjuk rasa di Empat titik di Jeneponto. Senin (24/9/2018).

Aksi tersebut berlangsung didepan kantor Bupati Jeneponto, Jl. Lanto dg Pasewang. Namun hanya kurang lebih 15 menit berorasi dan selanjutnya menuju kantor kejaksaan negeri Jeneponto.

Mereka menggelar aksi unjuk rasa terkait beberapa tuntuntan, salah staunya proyek pengecoran di ruas jalan Desa Tanjonga Kecamatan Turatea yang menelan anggaran APBN tahun 2018 sebesar 14 Miliar.

“Meminta aparat penegak hukum untuk membongkar dugaan praktik melawan hukum yang bermuara pada penyalahgunaan kewenangan atas mega proyek pengecoran beton di Tanjonga,”tegas Alim Bahri.

Kepala Kejaksaan negeri Jeneponto, Ramadiyagus yang menerima para pendemo mengatakan proyek tersebut telah dalam pengawasan tim Intel kejari Jeneponto atas informasi dari aktivis dan pemberitaan dari media massa.

“Saya sudah perintahkan Kasi Intel mengecek disana dan proyek tersebut masih sementara pengerjaan. Jadi upaya kita saat ini mencegah terjadinya tindak pidana korupsi untuk pembangunannya,”jelas Agus

Pihaknya mengaku tidak segan segan menindak para pelaku dugaan korupsi di daerah ini.

“Kalau sudah diberikan pencegahan dan melakukan, kita akan sikat dia, kami tidak akan main main. Jadi kami minta berikan waktu bekerja karena saat ini sedang menangani kasus lain dulu,”ungkapnya.

“Jika kasus tersebut yang sementara ditangani ini selesai, meminta kepada aktivisi untuk memilih dugaan korupsi mana yang akan dimasuki, bilang saja yang mana mau di masuki,”tambahnya.

Penulis : Samsir