Anggota DPR Jeneponto Angkat Bicara : Pungut Retribusi Tanpa Surat Tugas Itu Ilegal

LINKBERITA.COM, JENEPONTO – Dugaan petugas dinas perhubungan Kabupaten Jeneponto memungut retribusi disejumlah tempat, tanpa surat tugas, membuat salah seorang anggota DPR Jeneponto angkat bicara.

Anggota DPR itu, Andi Baso Sugiarto mengatakan tentu itu tanggung jawab kepala dinas perhubungan yang punya perang karena berada dalam leading sectornnya.

Sangat disayangkan jika sampai dinas perhubungan tanpa menanda tangani surat tugas para petugas pemungut retribusi tersebut diduga pelanggaran dan ilegal yang dilakukan aparatnya dibawah.

“Saya bisa saja sebut Ilegal karena kepala dinasnya belum tanda tangani surat tugasnya. Ini seharusnya menarik kembali semua dulu atau memberhentikan memungut retribusi, karena tanpa surat tugas,”tegas Andi Baso Sugiarto.

Surat tugas yang diparat oleh Kabid sarana dan prasarana dan Sekertaris Dishub Jeneponto yang belum ditanda tangani Kadishub. Minggu (16/9/2018).

Sebelumnya diberitakan, Kepala Bidang Sarana dan Prasarana Dinas Perhubungan Jeneponto, Suaib Sila mengatakan untuk tahun 2018, belum dikeluarkan surat tugas pemungut retribusi oleh kadis Perhubungan, Arfan Sanre.

“Belum ada surat tugas pemungut retribusi yang dikeluarkan Kadis Perhubungan, untuk tahun 2018 ini,”ungkap Suaib yang ditemui Linkberita.com di ruang kerjanya. Jumat (14/9/2018).

Menurutnya, Surat tugas tersebut sudah dibuat. Bahkan Sekertaris sudah paraf. Namun kepala dinas belum tanda tangan.

“Saya sudah buat surat tugasnya, saya dan sekretaris sudah paraf, tapi hingga saat ini, Kadis belum tanda tangani”,kata Suaib yang turut di amini kabi Laut, Baharuddin Nai.

Sekaitan dengan terindikasi, adanya pungutan retribusi yang dilakukan oleh sejumlah petugas dishub disejumlah tempat tanpa mengantongi surat tugas.

Sekda Jeneponto, Syafruddin Nurdin mengatakan akan memanggil dalam waktu dekat kadis pehubungan, Arfan Sanre paling lambat hari Senin 17 September sesudah Copi morning digelar.

“Hari senin saya cek, saya akan panggil kadisnya, untuk mempertanyakan itu, kalau ada yang melakukan pungutan tanpa surat tugas kemana uang retribusi itu,”tegas Syafruddin.

Penulis : Awam