Bacakan Ayat, Muktar Tompo : “Nikmat Tuhan Manalagi yang Engkau Dustakan”

LINKBERITA.com, JENEPONTO — Kunjungan Wakil Kementerian ESDM Archandar Tahar dan anggota DPR RI, Mukhtar Tompo, dalam rangka percepatan Ekspolirasi migas blok karaeng di Kabupaten Jeneponto, Sulsel.

Dalam hal ini PT Quik Sengkang ditunjuk oleh Pak Archandra Tahar sebagai perwakilan dari ESDM untuk melakukan Join Study bersama dengan kementerian ESDM lewat pengawasan yang sangat konprensif dari tim ESDM,

Anggota DPR RI Komisi VII tersebut mengucapkan bacakan ayat yang berbunyi “Nikmat Tuhan manalagi yang engkau dustakan,”saat menyampaikan sambutan di Gedung Kala’biran Rumah Jabatan Bupati Jeneponto. Selasa, (6/11/2018)

Mukhtar Tompo, juga berpendapat bahwa Jeneponto bakal menjadi lumbung energi terbesar minyak di Sulawesi Selatan (Sulsel), hal tersebut dibuktikan dengan berdirinya dua pembangkit listrik.

Pembangunan PLTU Punagayya Bangkala, Pembangunan PLTB Tolo dan Pembangunan Migas yang rencananya dibangun di Blok Karaeng Binamu serta Lembah Kapita Bangkala, Kabupaten Jeneponto.

“Target kita kedepan, ketika ini ada jaringan Gas seperti city gas, maka tidak ada lagi pemakaian elpiji (LPG) karena jauh lebih hemat dan penghematannya itu bisa kita lihat seperti Batang dengan Rio,”

Menurutnya, Minggu depan akan dipanggil ke kantor ESDM untuk melakukan MoU, mungkin juga pemda akan dilibatkan. Potensi Sumber Daya Alam (SDA) yang ada di Turatea, terjawab yang sebelumnya Jeneponto dianggap daerah kering dan tandus ternyata ada rahasia tuhan dibalik dari semua itu.

“Ada potensi yang selama ini menjadi rahasia tuhan yang tidak terungkap. Nah, kehadiran kami disini bersama dengan Wakil Kementerian ESDM Archandra Tahar, membuka tabir ini, ternyata dibalik kegersangan Jeneponto ada pontensi migas yang sangat luar biasa besarnya dan ini akan memperkuat cadangan migas,”sebutnya.

Apa yang diamanahkan oleh masyarakat, khususnya masyarakat Jeneponto, pihaknya sudah melakukan melebihi dari itu, dengan waktu relatif singkat, telah berhasil menemukan sejumlah catatan-catatan penting.

“Saya masuk hanya PAW hanya 2 bulan setelah itu kemudian eksen dan hanya 3 bulan sesudahnya saya berhasil menemukan sejumlah catatan-catatan penting. Ibaratnya kertas berserakan tulisan-tulisan dan menemukan dan menjajaki semua yang dianggap penting dan terbukti. Bupati diundang ke Jakarta waktu itu, dan disampaikan bahwa didaerah kamu ada seperti ini potensinya,”kata Muktar.

Tahun 2017 dicarilah 5 daerah yang potensial untuk dilelang yang menjadi wilayah kerja prioritas migas Nasional dan Alhamdulillah pihaknya berhasil mendorong blok karaengta masuk dalam lima wilayah kerja prioritas migas nasional untuk di eksplorasi. Ternyata benar itu sudah dilelang dan tidak akan batal, tambahnya (Samsir).