Belum Ditemukan, Bocah Tenggelam di Sungai Panyawakkang Jeneponto

Tim gabungan Basarnas Jeneponto, melakukan pencarian korban tenggelam di sungai Pannyakkang Kelara. Minggu (17/2/2019).

JENEPONTO | Bocah yang diperkirakan usia 10 tahun tenggelam disungai Panyawakkang Lingkungan Tolo, Kecamatan Kelara, Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan (Sulsel).

Pelaksana tugas Kasubag Humas Polres Jeneponto, AKP Syahrul mengatakan bocah yang tenggelam tersebut, Awal (10) Warga Kampung Borong Bira, Kelurahan Tolo, Kecamatan Kelara.

Sebelumnya, Awal (10) bersama adiknya Aaag (5) meninggalkan rumahnya dan turun disungai untuk berenang, sesampainya disungai langsung menyebur.

“Informasi yang diperoleh, awal tiba tiba saja, tenggelam sempat minta tolong dan ditarik oleh adiknya, tapi adiknya tidak mampu menyelamatkan, sehingga sampai saat ini korban belum ditemukan,”kata Syahrul.

Dari Kepolisian Sektor Wilayah Kecamatan Kelara langsung ke tempat kejadian untuk membantu melakukan pencarian terhadap korban.

“Tadi ada Bhabinkamtibmas Kelurahan Tolo Bripka Arif bersama Kanit Intelkam Polsek Kelara Bripka Umar, dilokasi korban tenggelam untuk melakukan pencarian bersama tim Basarnas setempat,”sebutnya

Kepala Bidang Kedaruratan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jeneponto, Muslyadi mengatakan pencarian terhadap korban tenggelam di Sungai Panyawakkang terpaksa dihentikan sementara.

Hal tersebut juga diperparah karena kurangnya penerangan disekitar sungai, sehingga menjadi kendala untuk melakukan pencarian. Dari pukul 14.00 wita dilakukan pencarian. Namun belum membuahkan hasil hingga sekarang.

“Tadi itu kita lakukan pencarian sejak pukul 14.00 wita, namun hasil nihil. Besok dilanjutkan karena ini malam sangat terbatas penerangan. Jalur menuju kesana juga sangat sempit jalanannya,”kata Muslyadi lewat sambungan telepon.