Bikin Malu, Vidio Porno Membuat Pemuda Jeneponto Mendekam di Balik Jeruji Besi

LINKBERITA.COM, JENEPONTO РPemuda inisial RH (17) melakukan pencabulan dibawah umur terhadap NH (7) setelah menyaksikan video porno yang ditonton melalui via ponsel rekannya.

Hal itu diungkapkan oleh Kapolres Jeneponto, AKBP Hery Susanto dalam konferensi pers yang digelar di lantai II Aula Mapolres Jeneponto, Jl Sultan Hasanuddin, Kecamatan Binamu, Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan.

“Saya tanya dia, ini kejadiannya kan Selasa siang, dari pengakuan pelaku, terpengaruh oleh video film dewasa (porno) yang ditontonnya melalui handphone temannya waktu hari Minggu,”jelas Hery.

Sekitaran ratusan video porno yang dikoleksi oleh rekannya yang identitasnya belum diketahui, RH (17) di ponselnya itu.

Polres Jeneponto gelar komfresnsi pers, dugaan kasus pencabulan anak bawah umur di Jeneponto. Kamis (9/8/2018).

Kejadian pencabulan tersebut pun dilakukan tersangka terjadi pada hari Selasa (7/8/2018) tepat pada siang hari. NH yang sedang asik bermain diajak RW (17) untuk naik ke rumahnya dan diimingi sebuah mainan dan kemudian melampiaskan nafsu birahinya.

“Sesudah melakukan aksi becatnya, korban di minta, untuk pulang ke rumahnya. Setiba di rumahnya, ia melaporkan kejadian yang dialaminya kepada kedua orangtuanya,”ucapnya.

Setelah mendengar laporan sang anak, orang tua Korban langsung bergegas ke Polsek Tamalatea untuk melaporkan kejadian yang dialami anaknya.

Akibat perbuatannya, RW (17) diancam Undang-undang Perlindungan Anak dengan ancaman kurungan penjara di atas 5 tahun kurungan.

“Karena ini masih dibawah umur kita terapkan Undang-Undang Perlindungan anak yang ancaman hukumannya itu di atas lima tahun, nanti kita lihat seperti apa peradilannya di Pengadilan,”kata Hery.

“Pelaku sudah mendekam di sel tahanan Polres Jeneponto. Sementara NH (7) saat ini dalam pengawasan ke dua orangtuanya,”. Tambahnya.

Penulis : Haris