Cor Jalan Beton Jeneponto Masih di Sorot Pemuda Tanjongan, Diduga Kualitas Meragukan

238
Pengecoran jalan beton ruas jalan Desa Tanjonga, Kecamatan Turatea, Kabupaten Jeneponto. Minggu (9/9/2018).

LINKBERITA.COM, JENEPONTO -Pelaksanaan pengecoran jalan beton ruas Tanjongan, Kacamatan Turatea, masih menjadi terus soroton warga setempat, diduga kualitasnya meragukan. Pengecoran jalan tersebut melalui Dana APBD tahun 2018.

Muh Alim Bahri, Pemuda Desa Tanjonga menduga, pelaksanaan pekerjaan jalan beton tidak becus. Sejak awal pekerjaan berlangsung diminta kepada pihak pelaksana untuk memperlihatkan desain gambar teknis perencanaan jalan itu.

“Kami memantau jalan ini berdasar pada kajian, mulai dari hasil kerja dan perencanaannya. Peningkatan jalan dalam bentuk pengecoran itu, hingga kini pihak pelaksana sama sekali belum memperlihatkan desain gambar teknis perencanaan,”kata Alim. Minggu (9/9/2018).

Baca Juga ! :  Puluhan ASN Sambangi DPRD Bantaeng, Tuntut TTP di Bayarkan

Tentu menuai banyak protes dan tanda tanya besar pada kualitas pekerjaan cor jala beton tersebut. Pemuda Tanjonga semakin curiga terhadap adanya dugaan lain yang menyimpang dari pelaksanaan pengecoran dan kurang pengawasan pihak terkait.

“Kami meminta kepada pihak Kejaksaan Negeri Jeneponto untuk melakukan tindakan pencegahan dini atas kemungkinan adanya indikasi tindak pidana korupsi dalam pekerjaan peningkatan jalan tersebut,”harapnya.

Untuk Kepala Dinas Pekerjaan Umum Jeneponto agar melakukan evaluasi kinerja Bidang Bina Marga bersama Pihak Pelaksana Pekerjaan Pengecoran Poros Tanjonga itu.

Baca Juga ! :  Jalan Sehat, Gubernur Sulsel Terpilih Ketemu Jokowi di Makassar

“Kami nilai cenderung lalai tanggung jawab dan kurang serius dalam melakukan pengawasan karena kualitas perencanaan pembangunan jalan itu, masih mengalami hal yang serupa, retak, patah. Ini kan meragukan kualitasnya,”kata Alim.

Kata dia, menduga dinas terkait dalam hal ini Dinas Pekerjaan Umum Jeneponto kemungkinan tidak melakukan upaya penanganan tegas terhadap kualitas pekerjaan pengecoran ruas jalan Tanjonga.

“Bisa saja tidak sesuai dengan perencanaan dan cenderung adanya praktik dugaan yang mengarah pada kelalaian atau penyalahgunaan kewenangan dan memperkaya diri sendiri dan orang lain,”pungkasnya.

Baca Juga ! :  Polres Bakal Tertibkan SPBU "Nakal" di Jeneponto

Penulis : Hardi

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here