Diduga Limbah Medis Dibuang di Tebing Poros Camba

LINKBERITA.COM, MAROS – Terdapat tebing yang menjulang tinggi seperti menara. Sungai dan gugusan lahan pertanian yang membentang di ruas jalan poros Camba di Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan.

Pemandangannya kini, ternodai dengan misteri bau busuk dari tumpukan limbah medis B3, antara lain jarum suntik bekas, ampul bekas, botol kemasan plastik infus bekas. Kemasan obat, selang infus bekas, sarung tangan karet dengan bercak darah, dan hasil sampel pengambilan darah.

Tepatnya, disisi jalan pada tebing kemiringan 45 derajat mengarah ke Sungai Garoppa, Desa Sawaru, Kecamatan Camba yang jaraknya berbatasan dengan Taman Nasional Bantimurung Bulusaraung, di Sulawesi Selatan.

Alhasil, sisi jalan yang berada pada tebing tersebut. Sejak Rabu 5 September 2018, sudah dipasangi plang papan bicara dan PPNS Line oleh penyidik Balai Gakkum KLHK Wilayah Sulawesi.

“Pemasangan plang dan PPNS Line di lokasi dumping LB3 pada kemiringan diatas 45 derajat mengarah ke sungai yang berbatasan dengan Taman Nasional Bantimurung Bulusaraung itu adalah, locus delicti¬†bahwa kami telah menindaklanjuti postingan warga di Facebook yang mengunggah adanya pembuangan limbah medis di Camba,” kata Kepala Balai Gakkum KLHK Wilayah Sulawesi, Muhammad Nur kepada Wartawan. Kamis 6 September 2018.

Diduga terdapat limbah medis yang tergolong bahan berbahaya dan beracun (B3) itu, menurut Muh Nur kondisinya telah menumpuk dan bercampur dengan sampah rumah tangga yang lokasinya berada di antara tepi jalan dan sungai.

“Penyidik KLHK melakukan pengembangan penyidikan dengan mengambil keterangan pihak Puskesmas Camba, Kabupaten Maros. Dan oknum pelaku tindak kejahatan lingkungan ini kita akan jerat dengan pelanggaran pidana lingkungan sesuai Pasal 104 UU 32/2009 tentang PPLH, yaitu ancaman pidana penjara maksimal 3 tahun dan denda maksimal Rp 3 miliar,” jelas Muh Nur kepada Wartawan, seperti yang dilansir dilaman Liputan 6. Selasa (11/9/2018).

Penulis : Yus