Di Jeneponto, Luas Tanaman Kopi Rumbia 600 Hektare

Kebun Kopi Bontolojong Turatea, Desa Ujung Bulu, Kecamatan Rumbia, Kabupaten Jeneponto. Minggu (14/4/2019).

JENEPONTO | Kabupaten Jeneponto bagian utara dikenal sebagai penghasil kopi dan sayuran serta buah buahan lainnya.

Untuk menuju ditempat itu berjarak kurang lebih 45 Kilometer dari kota Bontosunggu, tepatnya di Desa Ujung Bulu, Kecamatan Rumbia, Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan (Sulsel).

Tanaman kopi di daerah berjuluk Butta Turatea itu, seluas kurang lebih 600 hektar berdasarkan hasil pemetaan dari Unhas Fakultas Pertanian dan Kehutanan tahun 2015.

“Luas tanaman kopi di Kecamatan Rumbia ini kurang lebih 600 hektare. Penjualan Kopi Merek Kopi Bontolojong Turatea sudah tembus pasar nasional,”kata Mansur kepada Rakyatku.com, Minggu (14/4/2019).

Menurutnya, tidak berlebihan jika dikatakan Kabupaten Jeneponto juga dikenal karena Kopi Rumbia salah satunya kopi Bontolojong Turatea.

“Saya yakin Jeneponto dikenal diberbagai daerah di Indonesia karena kopinya Rumbia diantaranya satunya di Jakarta, Bandung, Jogya, Semarang, Surabaya dan di Sulawesi sendiri,”tuturnya.

Sedangakan Pasar lokal di Jeneponto lebih banyak ditemukan di Cafe Dalle di Jalan Pahlawan, Kelurahan Empoang kota, Kecamatan Binamu.

“Kalau Jeneponto paling banyak di Cafe Dalle dan bisa menghabiskan dalam 5 hari sekitar 10 kilogram. Jadi Kopi itu ada klasternya dan tidak semua rasanya sama,”tandasnya.