Eks Sekertaris Dishub Jeneponto Terancam di Pecat Hampir Dua Tahun Tak Berkantor

LINKBERITA.COM, JENEPONTO – Mantan Sekertaris Dinas Perhubungan Jeneponto Din Hajad Kurniawan saat ini dipertanyakan statusnya sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN),hampir dua tahun Din Hajad Kurniawan tidak pernah lagi masuk kantor.

Saat mutasi pejabat eselon di Lingkup Pemkab Jeneponto pada bulan Juli 2016 yang lalu, Din Hajad Kurniawan menempati posisi baru sebagai Sekretaris Dinas Perhubungan Kabupaten Jeneponto saat itu.

Terkait hal tersebut, Kabid Pengadaan, Pemberhentian, Informasi dan Pembinaan Aparatur BKPSDM Jeneponto, Sirajuddin Liwang kepada linkberita.com, Senin (24/9/2018).

Ia juga mengungkapkan bahwa saat ini Din Hajad Kurniawan masih berstatus sebagai ASN di Dinas Perhubungan Kabupaten Jeneponto.

Namun, kata Sirajuddin jabatannya di Dinas Perhubungan bukan lagi sebagai Sekretaris namun sebagai staf (non job) pasca mutasi Pemkab Jeneponto pada bulan Januari yang lalu.

“Din Hajad saat ini statusnya sebagai staf Dinas Perhubungan bukan lagi sebagai Sekretaris Dishub. Namun lebih jelasnya coba tanya kadisnya,”kata Sirajuddin.

Mengenai adanya rumor permintaan pindah Din Hajad Kurniawan ke Provinsi Sulsel, Sirajuddin menegaskan bahwa permintaannya tersebut belum jelas di Pemprov Sulsel.

“Saya pernah konfirmasi ke pihak kepala BKD Pemrov Sulsel Ashari Fakhsirie Radjamilo, bahwa permohonan pindah Din Hajad ke Pemprov Sulsel belum diproses”, jelas Sirajuddin.

Terkait dengan statusnya yang tidak pernah masuk kantor, Sirajuddin menegaskan, bahwa dalam waktu dekat ini pihaknya akan meminta pimpinannya untuk mengeluarkan teguran secara lisan.

Jika hal ini tidak diindahkan maka pimpinan harus mengeluarkan surat teguran tertulis dan berkoordinasi dengan pihak Inspektorat Jeneponto, untuk dilakukan pembinaan.

Namun jika Din Hajad masih tidak mengindahkan pembinaan tersebut maka sanksi berat bisa dikenakan kepadanya yaitu pemberhentian dengan tidak hormat. Ini juga BKN dari pusat mau datang.

“Saya dengar kabarnya hari ini BKN pusat datang untuk mempertanyakan statusnya staf dinas perhunbungan itu, Din Hajad. Jadi untuk sementara kita tahan gajinya, karena kalau seperti ini terancam dipecat itu,”kata Sirajuddin

Sementara itu, Din Hajad Kurniawan yang dikonfirmasi lewat ponselnya dalam keadaan tidak aktif. Namun sumber yang dihimpun menyebutkan bahwa saat ini Din Hajad Kurniawan tidak ditahu keberadaannya.

Penulis : Hardi
Editor  : Dzul