Gelombang Tinggi Melanda Perairan Selatan, Petani Rumput Laut Merugi

LINKBERITA.COM, JENEPONTO -Gelombang tinggi melanda perairan bagian selatan, banyak rumput laut milik petani rusak akibat dihantam ombak di Kabupaten Jeneponto, Provnsi Sulawesi Selatan. Sabtu (4/8/2018).

Diperparah, Kerusakan rumput laut terjadi di pesisir pantai bagian selatan tepatnya di kampung Pannara, Kelurahan Empoang Selatan, Kecamatan Binamu.

Warga setempat Samsuddin mengatakan Gelombang besar terus menghantam petani rumput laut hingga rusak, dalam beberapa hari ini kerugian materil dapat di perkirakan ratusan juta rupiah.

“Akibat gelombang besar ini puluhan hektar rumput laut milik warga┬ánelayan rusak kerugian mencapai ratusan juta rupiah, termasuk saya punya rumput laut,” jelas Sainuddin.

Baca Juga ! :  Wagub Sulsel Harap Bantuan Sosial Bukan untuk Politik
Gelombang tinggi melanda pesisir bagian selatan jeneponto, petani rumput laut merugi, juga berdampak pada aktifitas nelayan menunggu hingga cuaca membaik. Sabtu (4/8/2018) Foto : Akbar

Gelombang tinggi disertai angin terjadi selama tiga hari berturut turut sehinga menyebabkan banyak rumput laut hancur terbawa air laut ditambah derasnya arus. Untuk sementara para nelayan tidak melaut, menunggu cuaca membaik.

“Puluhan hektar rumput laut rusak dihantam gelombang tinggi sehingga mengakibatkan petani rumput laut merugi. Berharap pemerintah dapat membantu,”kata Sainuddin.

Puluhan Warga Pesisir hanya dapat bertahan dari hasil rumput laut dan nelayan. Untuk sementara tidak dapat beraktifitas dilaut seperti biasanya, menunggu hingga cuaca membaik.

Penulis : Rahmat – Akbar

Baca Juga ! :  Apindo : Sulsel Siap Menuju Industri 4.0 Dibawah Kepemimpinan Nurdin Abdullah