Hadiri Festival Adat Onto, Wabub Bantaeng Ajak Masyarakat Lestarikan Budaya

Wakil Bupati Bantaeng, H. Sahabuddin saat menghadirk Festival Adat Onto.

BANTAENG|  Festival adat 10 rajab lingkungan adat Onto, Kelurahan Onto, Kabupaten Bantaeng menjadi sebuah hal yang spesial tahun ini. Untuk pertama kalinya, wilayah adat Onto didatangi oleh pimpinan kepala daerah di Bantaeng.

Wakil Bupati Bantaeng, Sahabuddin hadir dalam festival adat itu di lingkungan Balla Tujua ri Onto, Selasa, (09/04/2019). Dia hadir mewakili Bupati Bantaeng, Dr Ilham Azikin dan unsur pimpinan Forkopimda lainnya.

“Ini adalah sebuah hal yang pertama kalinya, kami melaksanakan festival 10 rajab di pekarangan wilayah adat Onto dan dihadiri Wakil Bupati Bantaeng,” jelas ketua panitia festival 10 rajab, Suhardi.

 Dia mengatakan, ada banyak yang perlu dibenahi untuk wilayah adat di Onto. Menurutnya, masih banyak hal yang belum terekspose dari wilayah adat ini. Sehingga, banyak generasi muda yang tidak tahu betul bagaimana sejarah Onto di Kabupaten Bantaeng.

“Bisa kita cek sekarang ini. Banyak yang tidak tahu di mana sebenarnya posisi tepat Balla Tujua,” jelas dia.

Dia mengatakan, wilayah  adat Onto adalah wilayah adat yang sakral di Bantaeng. Daerah yang dikenal sebagai pusat pemerintahan pertama di Bantaeng ini harus senantiasa terjaga kelestarian adatnya.

Dalam kesempatan itu, Wakil Bupati Bantaeng, Sahabuddin memberikan apresiasi yang sebesar-besarnya terhadap kegiatan festival budaya 10 Rajab ini.

Dia mengatakan, festival ini adalah salah satu cara untuk menjaga dan melestarikan budaya wilayah adat Onto ini. Kegiatan ini, juga sekaligus untuk memperkenalkan Onto kepada generasi muda saat ini.

“Kita juga berharap, momentum ini menjadi momentum memelihara kerukunan dan kekeluargaan di Bantaeng,” jelas dia.

Dia juga mengaku, ke depan pemerintah berencana untuk membangun sebuah museum di sekitar wilayah Onto ini. Tujuannya agar kebudayaan di daerah ini bisa tetap terjaga.

“Sehingga, jika ada museum maka benda-benda pusaka bisa disimpan di museum dan terjaga dengan baik. Sehingga generasi muda kita bisa dengan mudah mendatangi Museum untuk mempelajari sejarah di Onto ini,” jelas dia.

Sekadar diketahui, Onto adalah salah satu wilayah adat yang ada di Bantaeng. Di kawasan ini, terdapat tujuh buah rumah yang dipercaya sebagai rumah pendahulu kabupaten Bantaeng. Wilayah Onto ini juga dikenal sebagai cikal bakal lahirnya kabupaten Bantaeng.(*)