Kadishub Jeneponto Diduga Tidak Patuh Administrasi, Pungut Retribusi Tanpa ST

LINKBERITA.COM, JENEPONTO – Dugaan petugas dinas perhubungan Kabupaten Jeneponto memungut retribusi disejumlah tempat, tanpa surat tugas, membuat salah seorang anggota DPR Jeneponto angkat bicara.

Anggota DPR itu, Andi Baso Sugiarto mengatakan tentu itu tanggung jawab kepala dinas perhubungan yang punya perang karena berada dalam leading sectornnya.

Sangat disayangkan jika sampai dinas perhubungan tanpa menanda tangani surat tugas para petugas pemungut retribusi tersebut diduga pelanggaran dan ilegal yang dilakukan aparatnya dibawah.

“Saya bisa saja sebut Ilegal karena kepala dinasnya belum tanda tangani surat tugasnya. Ini seharusnya menarik kembali semua dulu atau memberhentikan memungut retribusi, karena tanpa surat tugas,”tegas Andi Baso Sugiarto. Minggu (16/9/2018).

Ia menambahkan ini juga berkaitan dengan kepatuhan administrasi jangan selalu membuat kesalahan administrasi, pelanggaran itu, karena tidak taat administrasi.

“Janganmi selalu membuat kesalahan administrasi. Kalau administrasi salah berarti dapat dikatakan melanggar, tidak taat kepada aturan yang sudah ada. ini kan kepatuhan administrasi, itu saja,”jelas legislator gerindra itu.

Sekda Jeneponto, Syafruddin Nurdin mengatakan akan memanggil dalam waktu dekat kadis pehubungan, Arfan Sanre paling lambat hari Senin 17 September sesudah Copi morning digelar.

“Hari senin saya cek, saya akan panggil kadisnya, untuk mempertanyakan itu, kalau ada yang melakukan pungutan tanpa surat tugas kemana uang retribusi itu,”tegas Syafruddin.

Penulis : Awam