Kelelahan, 16 PPS Masuk Rumah Sakit di Jeneponto

Ilustrasi (Int).

JENEPONTO | Sebanyak 16 orang Panitia Pemungutan Suara (PPS) Kabupaten Jeneponto jatuh sakit pasca pencoblosan pemilu 2019.

Komisioner KPU Jeneponto Sapriadi Saleh mengatakan terdapat 16 orang Panitia Pemungutan Suara (PPS) yang menjalani perawatan medis di Rumah Sakit karena mengalami kelelahan.

“Laporan yang kita terima sudah ada 16 orang yang mengalami sakit baik itu ketua PPS maupun anggotanya pasca pelaksanaan pemungutan pencoblosan surat suara. Ada yang dirawat di Puskesmas,”kata Sapriadi. Rabu (24/4/2019).

Menurutnya penyelenggara pemilu yang sakit tersebut disebabkan karena mengalami kelelahan saat pemungutan hingga perhitungan suara di TPS.

Mereka juga kurang istrahat dari pencoblosan hingga memasuki perhitungan suara. Para petugas PPS itu dituntut untuk menyelesaikan tugas penulisan salinan C1.

“Kondisi kesehatan mereka mengalami drop akibat kelelahan baik saat pemungutan dan perhitungan suara, juga saat rekapitulasi suara di Kecamatan,” jelasnya.

“Saya prihatin dengan banyaknya penyelenggara yang sakit ditengah berlangsungnya proses perhitungan suara ditingkat Kecamatan,”tandasnya.