Kodim Jeneponto Amankan Motor Bertangki Rakitan, 5 Jerigen Berisi BBM

219
Jajaran anggota Kodim 1425 Jeneponto mengamankan motor tangki rakitan dan lima orang terduga pelaku pengangkut Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis bensin di jalan Lanto Dengan Pasewang Kabupaten Jeneponto. Rabu (12/8/2018).

LINKBERITA.COM, JENEPONTO – Kodim 1425 Jeneponto mengamankan motor tangki rakitan dan lima orang terduga pelaku pengangkut Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis bensin di jalan Lanto Dengan Pasewang, tepatnya di Kelurahan Balang Kecamatan Binamu Jeneponto, Rabu (12/9/2018) siang

Lima pelaku tersebut diamankan di Makodim beserta dengan barang buktinya. Empat unit sepeda motor Suzuki Thunder dan satu unit sepeda motor Yamaha Vega dan lima Jerigen yang berisi BBM jenis premium diatas mobil patroli, pelaku diduga melakukan perdagangan ilegal.

Baca Juga ! :  Polres Jeneponto Siapkan 54 Ekor Hewan Kurban Tahun Ini

Dari lima orang tersebut Basri (40) diduga Bos, warga Barayya Desa Barayya, Kecamatan Bontoramba. Motif pelaku dengan cara membeli BBM bersubsidi di SPBU dan dijual kembali kepada pengecer BBM di Kampung Kampung.

Barang Bukti, Bahan Bakar Minyak (BBM) Jenis bensin yang diamankan oleh jajaran Kodim 1425 Jeneponto. Rabu (12/9/2018).

Dandim 1425 Jeneponto Letkol Arh Sugiri kepada Redaksi Linkberita.com mengatakan lima orang pelaku diamankan setelah sejumlah masyarakat mengeluh dengan panjangnya antrian di SPBU Kalukuan Kelurahan Balang Kecamatan Binamu.

“Sebelum kita perintahkan anggota untuk melakukan pengawasan di SPBU itu, saya sudah koordinasi dengan Kapolres Jeneponto, dengan respon beliau, anggota saya perintahkan untuk melakukan pengawasan di SPBU dan berhasil mengamankan pelaku tersebut,”kata Sugiri.

Baca Juga ! :  Putra Jeneponto Wakili Sulsel Pemilihan Ambasador Budaya Tingkat Nasional

Kata dia, anggotanya berhasil mengamankan lima terduga pelaku berserta barang bukti dan langsung berkoordinasi dengan Kapolres.

“Saya sudah hubungi Kapolres dan beliau akan memerintahkan anggotanya, adanya oknum anggota Polres Jeneponto yang diduga terlibat,”pungkasnya.

Warga Dusun Barayya, Desa Barayya, Kecamatan Bontoramba, Basri (40) mengakui motor tersebut menggunakan tangki rakitan yang mengantre di SPBU Kalukuan dan tak mengantongi izin.

“Saya ambil bensin di SPBU Kalukuan, tidak ada ijin dari pemerintah setempat. Kalau antri 6 sampai 10 kali dalam sehari dan menjualnya ke pengecer ada juga oknum anggota polres jeneponto saya kasih setoran,”ungkap Basri.

Baca Juga ! :  Lies F Nurdin Jabat Ketua PKK dan Dekranasda Sulsel

Redaksi

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here