Masyarakat Resah, Beras Rastra Rentang Dikebiri di Jeneponto

LINKBERITA.COM, JENEPONTO – Maraknya kasus pengebirian Beras Sejahtera (Rastra) oleh oknum distributor membuat masyarakat di Kabupaten Jeneponto resah.

Kejadian memalukan itu telah terjadi sejak tahun 2013 hingga sekarang. Kepala Dusun maupun masyarakat hanya bisa pasrah dengan kejadian tersebut.

Dengan alasan tidak memiliki biaya distribusi dari Bulog untuk pendistribusian ke Dusun, oknum distributor seenaknya saja mengebiri Rastra yang harus menjadi hak masyarakat miskin.

Kepala Dinas (Kadis) Sosial Kabupaten Jeneponto, Rusli Ramli mengatakan bahwa pihak distributor memang tidak memiliki biaya untuk pendistribusian sampai ke dusun.

“Ini seharusnya ada kesepakatan dari Keluarga Penerima Manfaat (KPM). Itu yang jadi masalah, dari Bulog ke titik distribusi itu ditanggung Bulog. sebenarnya titik bagi kedusun dianggarkan oleh Pemda,”jelas Rusli. Selasa (4/9/2018).

Dia juga mengatakan hal tersebut dilakukan agar masyarakat tidak perlu lagi ke titik distribusi yang berada di kecamatan masing – masing dan mengambinya di titik bagi.

“Itu, daripada masyarakat ke titik distribusi yang berada di kecamatan diantarkan saja ke dusunnya masing – masing,”ujarnya.

Pemerintah mempersipkan tahun 2018 berdasarkan Diva kemensos dan di bagi gratis ke masyarakat atau Bansos Rastra.

“Beras yang ini siap di distribusikan. Jadi, Pemerintah menyediakan tahun ini 29.250 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) dan Penerima Keluarga Harapan (PKH) kurang lebih 27 ribu penerima,”tambahnya.