Pemda Jeneponto Terima Peserta VKN Tematik Pariwisata Provinsi Bali di Rumbia

LINKBERITA.COM, JENEPONTO – Bupati Jeneponto dalam sambutannya, dibacakan oleh asistem III, Ia sangat mengapresiasi kehadiran peserta Visitasi Kepemimpinan Nasional (VKN) Diklatpim II Provinsi Bali di Kecamatan Rumbia.

Asistem III Pemkab Jeneponto, Haerul Gassing mengatakan Pemerintah Kabupaten Jeneponto secara administrasi memiliki Sumber Daya Alam yang cukup banyak. Selain itu juga memiliki potensi tenaga listrik yang saat ini dikembangkan PLTU di Kecamatan Bangkala dan PLTB di Kecamatan Turatea.

“Pemerintah Kabupaten Jeneponto memiliki komitmen untuk mendorong pengembangan Pariwisata di Kecamatan Rumbia. Ini ditunjukkan dengan dilakukannya studi oleh beberapa lembaga perguruan tinggi terhadap pengembangan Pariwisata Alam dan Agrowisata di Kecamatan Rumbia,”kata Haerul, Kamis (6/9/2018).

Hadir dalam kegiatan ini Kepala BPSDM Provinsi Bali Dr. Ida Bagus Sedawu dan rombongan, Kepala BKPSDM Jeneponto Muh. Arifin Nur, para kepala OPD, para Kabag. Setda Jeneponto dan 13 orang peserta VKN Prov. Bali.

Sementara Kepala Badan Pengembangan SDM Provinsi Bali Dr. Ida Bagus Sedawu, sangat mengapresiasi, Pemerintah Kabupaten Jeneponto atas penerimaan peserta VKN Diklatpim II Provinsi Bali.

Dipilihnya Jeneponto sebagai lokasi VKN atas pertimbangan regulasi terkait pelaksanaan Pendidikan dan Latihan Kepemimpinan Tingkat II, daerah ini memiliki beberapa desa berkembang dengan orientasi pariwisata.

Terkait VKN Tematik Pariwisata, peserta diharapkan dapat melahirkan program kegiatan yang berinovasi melalui Rancangan Proyek Perubahan, salah satunya adalah pengembangan Destinasi Pariwisata di Kecamatan Rumbia, Desa Rumbia dan Desa Bontomanai.

Informasi yang dihimpun Kepala BPSDM Provinsi Bali Dr. Ida Bagus Sedawu ikut serta dalam kunjungan lokasi VKN. Dia katakan Kecamatan Rumbia memiliki potensi pengembangan wisata yang menjanjikan.

“Saya contohkan Pariwisata di Bali berkembang karena dua hal pertama seluruh komponen masyarakat dapat merubah paradigma berpikir tentang pengembangan pariwisata dan yang kedua pembangunan inprastruktur,”kata Ida Bagus.

Jika ini dapat dilakukan pemerintah daerah, maka kedepan wisata alam Kecamatan Rumbia akan maju dimasa masa mendatang, sambil mencicipi kuliner khas Rumbia seperti Dodol Rumbia, Bannang bannang.”ini juga yang harus dikembangkan untuk menunjang pengembangan pariwisata,”tambahnya.

Penulis : Ibrah