Pemkab Jeneponto Resmi Lepas Bantuan ke Sulteng, Beras 31 Ribu Liter

LINKBERITA.COM, JENEPONTO — Pemkab Jeneponto Sulawesi Selatan secara resmi melepas penyalurkan bantuan kemanusian kurang lebih 90 ton yang diangkut tujuh belas (17) truk menuju Palu, Sigi, Donggala Sulawesi Tengah.

Bupati Jeneponto Drs Iksan Iskandar M.Si bersama Polres dan Kodim 1425 melepas 90 ton bantuan ke Palu, Sigi, Donggala berlangsung di halaman kantor Satpol PP Jl. Lanto Daeng Pasewang, Kelurahan Empoang, Kecamatan Binamu.

Kepala BPBD Jeneponto, Anwar mengatakan hari ini pemerintah Kabupaten memberangkatkan 17 truk yang terisi ful bantuan untuk korban gemba Palu, sigi, Donggala Sulteng.

Posko bantuan kemanusian dibentuk sejak tanggal 2 oktober hingga tanggal 10 dan hari ini sudah kita berangkatkan bersama para relawan.

“Bantuan yang dikirim itu, banyak macam ada pakaian bekas layak pakai, beras, mie instant, air mineral, obat obatan, susu, peralatan mandi dan lainnya,”kata Anwar.

Kurang lebih 20 unit mobil truk ditambah dengan mobil pengawalan Polisi, dari Satpol PP. Bantuan tersebut berasal dari masyarakat yang ditampung di posko bantuan.

“Ada kurang lebih 20 mobil yang diberangkatkan ke Palu, Sigi dan Donggala Sulteng, ada pengawalan dari polisi dan TNI,”tambanya.

Adapun bantuan tersebut, beras 31.000 liter, mie Instan 4449, air mineral 234, pakaian layak pakai 755, makanan siap saji 200, gula pasir, 75 kg, minyak goreng 30 liter, peralatan mandi 25 dos, obat obatan 25 dos.

Mobil truk 17 unit, mini bus 3 unit, mobil truk serba guna 1 unit, personil HMI 4 orang, BPBD 25 orang, Tagana 5 orang, Satpol PP 3 orang, Polri 5 orang, TNI 5 orang, Humas 2 orang, PMI 5, Wartawan 2 orang.

Sekda Jeneponto Syafruddin Nurdin mengatakan agar semua relawan dari Jeneponto begitu kontak dengan korban agar menggunakan masker dan perbanyak minum air putih yang steril karena yang meninggal disana baru setengah.

Para relawan dari jeneponto akan dijemput oleh Kerukunan Keluarga Turtaea (KKT) yang ada di Sulteng.

“Ia juga menegaskan agar bantuan untuk korban gempa dari jeneponto masuk siang dan jangan masuk malam,”kata Syafruddin.

Bupati Jeneponto Iksan Isakndar mengatakan bantuan yang dikirim tidak terlambat, kemarin ingin dikirim mengalami kendala pada jasa pengiriman di bandara Hasanuddin, Makassar dan Pelabuhan.

“Ada kesan kita terlambat, itu hanya di pikirkan oleh orang yang belum paham bencana, jadi ini bukan terlambat, bantuan itu kan bergilir
masuk Palu Donggala Sulteng, ada fase pengiriman dalam penanganan bantuan,”pungkasnya. (Rahmat).