Pungut Retribusi Tanpa Surat Tugas, Sekda Janji Panggil Kadishub Jeneponto

LINKBERITA.COM, JENEPONTO – Penjabat Sekertaris Daerah (Sekda) Jeneponto akan memanggil Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Jeneponto, Arfan Sanre.

Sekaitan dengan terindikasi, adanya pungutan retribusi yang dilakukan oleh petugas dishub disejumlah tempat tanpa mengantongi surat tugas.

Informasi dihimpun surat tugas tersebut di paraf sejak 1 agustus 2018 dan belum ditanda tangani oleh kepala dinas perhubungan Jeneponto.

Aktifitas para petugas dishub jeneponto dipintu keluar pasar sentral Karisa, sesaat menahan kendaraan roda dua untuk dipungut retribusi. Jumat (14/9/2019).

Sekda Jeneponto, Syafruddin Nurdin mengatakan akan memanggil dalam waktu dekat kadis pehubungan paling lambat hari Senin 17 September sesudah Copi morning digelar.

“Hari senin saya cek, saya akan panggil kadisnya, untuk mempertanyakan itu, kalau ada yang melakukan pungutan tanpa surat tugas kemana uang retribusi itu,”tegas Syafruddin.

Syafruddin juga menegaskan, bahwa semua orang yang bertugas itu dibawah kendali pimpinan. Orang yang ditugaskan harus dalam bentuk surat tugas.

“Surat tugas itu tujuannya, orang yang diperintahkan melaksanakan tugas sesuai yang diperintahkan dan setelah melaksanakan, maka yang bersangkutan harus melapor kepada yang memerintahkan,”jelas Syafruddin.

Sebelumnya diberitakan, Kepala Bidang Sarana dan Prasarana Dinas Perhubungan Jeneponto, Suaib Sila mengatakan untuk tahun 2018, belum dikeluarkan surat tugas pemungut retribusi oleh kadis Perhubungan, Arfan Sanre.

“Belum ada surat tugas pemungut retribusi yang dikeluarkan Kadis Perhubungan, untuk tahun 2018 ini,”ungkap Suaib yang ditemui Linkberita.com di ruang kerjanya. Jumat (14/9/2018).

Menurutnya, Surat tugas tersebut sudah dibuat. Bahkan Sekertaris sudah paraf. Namun kepala dinas belum tanda tangan.

“Saya sudah buat surat tugasnya, saya dan sekretaris sudah paraf, tapi hingga saat ini, Kadis belum tanda tangani”,kata Suaib yang turut di amini kabi Laut, Baharuddin Nai.

Penulis : Awam