Sepakat Berdamai, Pasca Dugaan Penganiayaan Siswi Jeneponto

170
Kadis Dikbud Nuralam Basir bersama Dandim 1425 Jeneponto, Letkol ARH Sugiri menghadirkan orang tua siswi, H Salamuddin dan Kepala Sekolah, Hj Farida.

LINKBERITA.COM, JENEPONTO – Pasca dugaan penganiayaan terhadap seorang siswi Sekolah Menengah Atas (SMA) AL Bahra Kampung Beru, Kecamatan Turatea Kabupaten Jeneponto, akhirnya sepakat berdamai di ruang kadis pendidikan jeneponto.

Sebelumnya, Dugaan penganiayaan terhadap siswa tersebut Fira (17) Sempat mendapat kecaman dari berbagai pihak dari keluarga korban, aktivis dan anggota dewan jeneponto.

Namun dianggap akan berbuntut panjang sehingga Dandim 1425 Jeneponto, Letkol Arh. Sugiri mendatangi Kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Jeneponto untuk memediasi kesalah pahaman tersebut.

Baca Juga ! :  Ratusan Pelajar SD Jeneponto Gelar Dzikir dan Galang Bantuan

Pada kesempatan itu hadir terduga pelaku penganiayaan, Hj Farida, orang tua korban yang bertempat di ruang kerja Kadis Dikbud Jeneponto, Jl Abd Jalil Sikki , Kecamatan Binamu. Ju’mat, (7/9/2018).

Dalam pertemuan itu, oknum Kepala Sekolah SMP 2 Turatea, Hj. Parida mengatakan bahwa persoalan pemukulan siswa SMA atas nama Fira sudah selesai.

Ia mengaku, bahwa dirinya sudah minta maaf kepada pihak keluarga korban dan berdamai secara kekeluargaan.

“Saya sudah minta maaf kepada pihak keluarga korban dan sudah berdamai, jadi saya anggap sudah ditutup,”kata Parida.

Baca Juga ! :  Tim SAR Menyisir KLM Wahyu Ilahi yang Hilang Kontak, Angkut Ratusan Hewan dan 8 ABK

Sementara Dandim 1425 Jeneponto, Letkol Arh Sugiri mengatakan keduanya sudah sepakat berdamai dan persoalan itu dianggap selesai, tidak ada lagi masalah.

“Sudah ada upaya damai yang dilakukan kedua belah piahk masing masing dihadiri orang tau siswi, H Lahamuddin dan Kepala Sekolah, Hj Farida,”ujarnya.

Kadis Dikbud Jeneponto Nur Alam Basir mengatakan keduanya berdamai di mediasi oleh Dandim 1425 Jeneponto, Letkol ARH Sugiri. pertemuan dua pihak itu menghasilkan perdamaian.

“Saya bersama Dandim mengajak orang tua korban dan terduga pelaku. keduanya sepakat berdamai dihadiri kedua belah pihak,”kata Nur Alam

Baca Juga ! :  Korban Gempa Palu Donggala Mengungsi ke Jeneponto Sulsel

Penulis : Syamsir – Rahmat

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here