Toilet Sekolah di Jeneponto Tak Ada Penampung Tinja, Begini Reaksi Jabal Nur

LINKBERITA.COM, JENEPONTO – Masih Sekolah Dasar Negeri (SDN) 16 Tamanroya, Kelurahan Tamanroya, Kecamatan Tamalatea, Kabupaten Jeneponto, membangun toilet (WC) tanpa Septictank (penampung tinja).

Kepala Seksi Bidang Saranan dan Prasarana Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Jeneponto, Jabar Nur tanpaknya hanya menanggapi dingin hal tersebut. Rabu (19/9/2018).

Sekolah Dasar Negeri (SDN) 16 Tamanroya, Kelurahan Tamanroya, Kecamatan Tamalatea, Kabupaten Jeneponto, membangun toilet (WC) tanpa Septictank. Rabu (19/9/2018).

Tidak benar jika dikatakan ada bangunan toilet (wc) tanpa septictank, (penampung kotoran) karena selain baunya mengganggu warga sekitar baik itu pada proses belajar mengajar akan ikut terngganggu.

“Kalau benar ada, Saya orang paling pertama protes dan tidak membenarkan hal itu, kalau pihak Kepsek membangun toilet (wc) tanpa septictank (penampung tinja). Karena itu pencemaran dan kelihatan jorok,”kata Jabal.

Kata dia, Kepala Sekolah dimukingkan tidak tahu melihat gambar. Mestinya toilet itu (Wc) harus memakai penampung tinja.

“Ini pencemaran lingkungan, kalau toilet (Wc) tidak pakai penampung tinja,”ujarnya.

Sebelumnya diberitakan, Salah seorang warga setempat, Daeng Mal mengatakan Tinja dari toilet tersebut nantinya akan meresahkan masyarakat, diperparah kerena pihak sekolah membangun WC tanpa penampung kotoran (tinja).

“Lihat maki nanti pak, kalau toilet itu tidak dikasih penampung pasti sekolah ini akan kelihatan jorok. Ini belum seberapa karena WC itu baru-baru sudah dibangun, tapi kalau anak-anak sekolah sudah gunakan, kami yakin akan mengundang bau yang kurang sedap yang pastinya bau busuk,”jelas Daeng Mal.

Penulis : Samsir