Trail Adventure dan Kopi Khayya Dirangkaikan Festival Phinisi ke 9 di Bulukumba

92
Pelepasan ratusan orang peserta trail adventure dan senandung kopi Khayya di Kabupaten Bulukumba.

LINKBERITA.COM, BULUKUMBA
Pelepasan ratusan orang peserta trail adventure dan senandung kopi Khayya oleh bupati Bulukumba, AM. Sukri A. Sappewali, pagi kemarin, menandai pembukaan secara resmi yang rangkaian awal kegiatan event Festival Phinisi ke 9 tahun 2018.

Kepala Dinas Pariwisata Bulukumba, Muh Ali Salleng mengatakan, kegiatan trail adventure, melibatkan kurang lebih dua ratus lima puluh orang peserta, dilepas secara resmi oleh bupati. Trail Adventure dirangkai dengan senandung kopi Khayya, untuk Festival phinisi 9 Tahun di Bulukumba.

“Selanjutnya peserta akan menyusuri route Bonto Nyelleng-Balibo-Anrihua-Garuttungan-BorongRappoa-Baturapa-Sapayya-Kindang-Tamaona-Tonrong-Campulaa-Parukku-Bontomanai,”kata Ali Salleng. Minggu (9/9/2018).

Baca Juga ! :  Samsat Jeneponto Tegaskan, Layanan STNK dan Bayar Pajak 15 Menit

Selain menyalurkan hobby olahraga extrem mereka para trailler juga akan turut ambil bagian dalam season acara diskusi untuk membahas dan membicarakan strategi dalam mengatasi persoalan keterbatasan stock kopi Kahayya di tengah tingginya orderan konsumen dari luar daerah.

Kegiatan tersebut sekaligus memperkenalkan dan mempromosikan produk kopi Kahayya yang terdiri dari kemasan Kopi Arabika dan Robusta, sebagai salah satu produk lokal kebanggaan kota Bulukumba.

Sejumlah rangkaian kegiatan dan hiburan juga telah dipersiapkan oleh panitia, dalam memeriahkan rangkaian acara senandung kopi Kahayya tersebut, salah satunya lewat kehadiran Disk Joki, (DJ) Maya Yulanda Beat Junk dan Dj Adelia.

Baca Juga ! :  KPU Jeneponto Gelar Sosialiasi Tahapan Kampanye

Muh Ali Salleng berharap, kegiatan trail adventure dan senandung Kopi Kahayya sekaligus dapat tercipta menjadi wahana promosi potensi wisata Desa Kahayya mulai dari lokasi danau yang terletak pada ketinggian 1.600.

Lanjut dikawasan perkebunan Cengkeh, Karet, serta panorama lereng perbukitan hijau yang menjadi inspirasi awal pemberian nama “Negeri” berselimut kabut untuk kawasan Desa Kahayya tersebut.

Penulis : Akbar Razak.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here