Usia CPNS K2 Jeneponto Belum Jelas, Ada Apa?

LINKBERITA.COM, JENEPONTO – Batasan usia Formasi Kategori dua (K2) belum di jelaskan secara detail yang dibacakan oleh Bupati Jeneponto, Iksan Iskandar. Sementara dalam formasi CPNS umum sudah dijelaskan dengan usia maksimal 18-35 tahun.

Salah seorang Honor K2 Rahman (41) tahun, yang sudah mengabdi kurang lebih 20 tahun dipemkab Jeneponto gusar memikirkan nasibnya setelah mendengar adanya batasan umur 18-35 tahun tersebut.

“Saya bingun ini, bagaimana nasib saya yang sudah berumur 41 dan mengabdi kurang lebih 20 tahun. Sementara ada batasan umur yang dibacakan dengan usia maksimal 18-35 tahun, bagaimana ini kasihan,”kata Rahman.

Kabid Pengadaan, Pemberhentian Informasi dan Pembinaan Aparatur BKPSDM Jeneponto, Sirajuddin M Liwang mengatakan Formasi Khusus CPNS K2 dan Formasi umum dengan batasan usia, yang diberlakukan bagi Katergori dua (2) akan dilakukan rapat koodinasi dipemprov Sulsel pada rabu mendatang.

“Mungkin saja, semua usia Formasi umum dan khusus itu akan disamakan dengan K2 tapi untuk lebih jelasnya lagi, nanti setelah rapat koordinasi (rakor) diprovinsi pada rabu mendatang,”kata Sirajuddin kepada Linkberita.com, Senin (10/9/2018).

Sebelumnya, Formasi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) untuk Kabupaten Jeneponto di sampaikan secara langsung diacara Coffe Morning diaula Panrannuanta, Senin (10/9/2018).

Penjabat Sekda Jeneponto Dr.dr Syahruddin Nurdin mengatakan formasi diserahkan ke Bupati Jeneponto Iksan Iskandar dalam amplop tersegel disaksikan oleh kepala BKPSDM, Inspektorat.

“Formasi CPNS untuk kouta jeneponto sudah saya serahkan ke pak bupati dalam amplop tertutup, itu disaksikan oleh Kepala BKPSDM, ada Inspekrorat dalam acara coffee morning dan langsung dibuka dan dibacakan oleh pak bupati,”jelas Syafruddin.

Iksan Iskandar mengatakan tahun ini Pemda Jeneponto dalam rekrutmen CPNS mendapat jumlah kuota sebesar 306 orang dengang formasi khusus (Kategori 2) K2, Fungsional Guru, tenaga Kesahatan dan Tenaga Teknis.

“Rekrutmen tahun ini, formasi yang diusulkan sebelumnya sebesar 208 orang mengalami perubahan atau penambahan sebesar 98 orang, ini berkah tersendiri bagi daerah atas penambahan kuota tersebut,”jelas Iksan.

Penulis : Hardi – Akbar