VIdeo : Atasi Jalan Berlubang, Dinas PU Takalar Produksi Aspal Coldmix

145

LINKBERITA.COM, TAKALAR – Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kabupaten Takalar mengatasi jalan berlubang dengan cara membuat aspal Coldmix (Aspal dingin) yang belum banyak dilakukan daerah lain di Sulawesi Selatan.

Pelaksana tugas Kadis DPU Kabupaten Takalar, Nasruddin mengatakan Campuran aspal Coldmix tersebut berbahan baku dari sertu abu batu, kerikil pecah dengan takaran campuran yang berbeda 5 ember kecil, 10 ember batu pecah dan Abu batu 4 ember.

“Bahannya dari kerikil pecah dan sertu abu batu, dalam sehari dapat menghasilkan 80 gerobak dan siap untuk digunakan. Jadi setiap penggilingan atau pencampuran takarannya ada dan harus pas,”jelas Nasruddin.

Baca Juga ! :  Carry Vs Panther Diporos Jeneponto, Sopir Meninggal di TKP

Coldmik tersebut digunakan untuk mengatasi infrastruktur jalan berlubang disejumlah tempat dalam kota dan lainnya. Meskipun alat Coldmix itu lama baru digunakan.

“Jadi sebelumnya alat ini melalui uji coba selama seminggu barulah kita dapatkan takarannya yang pas dan sangat kuat, aspal Coldmix ini yang digunakan untuk mengatasi jalan yang berlubang,”kata Kabid Bina Marga, Asruruddin Muis.

Salah seorang Staf Dinas PU Takalar Aswan Gata mengungkapkan alat tersebut lama baru difungsikan yang memproduksi Coldmix pada tahun 2011. Alat itu bantuan pemerintah pada tahun 1982.

Baca Juga ! :  Gubernur Sulsle NA Tutup Festival Phinisi 2018 Ke 9 di Bulukumba

“Kami memproduksi Coldmix tahun 2011 dan sempat berhenti. Ini baru lagi di Operasikan. Sebelumnya pengolahan berkafasitas rendah hanya setengah gerobak dan sekarang sudah bisa dua gerobak,”jelas Aswan Gata.

Ia mengaku bahwa kekuatan Coldmix itu lebih kuat jika dibandingkan dengan Aspal Lapen, bisa kita lihat disejumlah jalan yang sudah dipelihara, ini juga contohnya, kuat toh, sambil menunjuk kearah aspal Coldmix beberapa tahun lalu yang masih bertahan itu.

“Kekuatannya ini kuat, sejak tahun 2011 kita pernah lagi produksi dan masih ada contohnya pak. Aspal ini kedua dari hokmis dan kekuatannya diatas aspal Lapen. Kalau aspal Lapen hanya disiram,”tambahnya.

Baca Juga ! :  Pemda Jeneponto Terima Peserta VKN Tematik Pariwisata Provinsi Bali di Rumbia

Saiful, salah seorang warga Kampung Mandi Galesong Selatan mengatakan pemeliharaan jalan sedang berjalan, tapi ada yang beda biasa disiram, yang ini tidak. Kalau dari kualitas mungkin bertahan gaya baru itu.

“Kalau ditanya soal kualitas saya kurang ngerti, hanya saja apa yang saya lihat itu lebih bertahan lama, kalau dibanding dengan pemeliharaan yang disiram siram itu kadang juga belang belang dan cepat hancur,”kata Saiful (Krl).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here