Warga Jeneponto Segel Sekolah, Ratusan Pelajar Terlantar

LINKBERITA.COM, JENEPONTO – Sekolah Dasar (SD) Inpres Nomor 160 Desa Ujung Kecamatan Tarowang, Kabupaten Jeneponto disegel oleh warga pemilik lahan, Kamis, (29/8/2018).

Aksi penyegelan sekolah ini dilakukan kemari Rabu (28/8) pukul 21.00 Wita oleh Nurbaya Balle dan tiga orang rekannya mengaku pemilik lahan tempat berdirinya bangunan SD Inpres Nomor 160.

Pintu masuk sekolah disegel dengan menggunakan balok dan bambu disertai ranting pohon. Penyegelan yang dilakukan pemilik lahan itu, kecewa dengan Pemerintah Kabupaten Jeneponto.

“Hingga kini hanya sekedar janji, padahal kami hanya meminta ada dari keluarga kami kembali dijadikan bujang sekolah karena bapak (Balle) sudah pensiun,”harap Nurbaya

Wakapolsek Batang IPDA Baharuddin mengatakan penyegelan sekolah yang dilakukan warga setempat karena tidak terpenuhi haknya, ingin di angkat menjadi PNS.

“Salah satu dari ahli waris pemilik tanah menuntuk diangkat jadi PNS terhadap pihak sekolah ujung no 160 dan minta dituruti, permintaannya sehingga menyegel pintu masuk sekolah,”ucap Baharuddin.

Namun setelah pihak Polsek Batang melakukan negosiasi dengan yang mengaku pemilik lahan, Akhirnya kembali di buka.

“Sudah dibuka kembali setelah dilakukan negosiasi, kami meminta segel ini agar dibuka karena dapat merugikan banyak anak sekolah di SD Inp. No. 160 ujung. Dari pihak penyegel dapat menerima dan mengerti,”tambahnya.

Penulis : Rahman