Warga Munte Gelar Tolak Balak “Barasanji” di Jembatan Bailey Jeneponto

Warga Munte melaksanakan zikir dan doa bersama di Jembatan Bailey Kampung Munte, Desa Bontomate'ne, Kecamatan Turatea, Kabupaten Jeneponto. Kamis (14/2/2019) malam.

JENEPONTO¬†| Warga Munte melaksanakan zikir dan doa bersama tepat dibadan Jembatan Bailey Kampung Munte, Desa Bontomate’ne, Kecamatan Turatea, Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan (Sulsel).

Hal tersebut diungkapkan oleh Pelaksana tugas Kepala Desa Bontomate’ne, Suaib Liwang Kepada Wartawan, Kamis (14/2/2019) malam.

“Iya baru saja dilaksanakan ini malam. jadi itu bukan ritual, tapi doa bersama atau tolak balak. Acara digelar tepat ditengah badan Jembatan Bailey yang baru saja dibangun oleh TNI,”kata Suaib.

Menurutnya kegiatan zikir Barasanji dan doa itu, terlaksana atas inisiatif masyarakat setempat. Warga menyiapkan makanan seperti pisang dan onde onde yang dikemas dalam sebuah tempat.

“Jadi tadi itu Barasanji namanya atau disebut rate’ – rate begitu. Ada warga yang menyiapkan makanan, ada pisang, onde onde dan kue kue lainnya,”tuturnya

Kenapa tidak dilaksanakan di mesjid atau dirumah warga? Menurutnya permintaan warga harus di Jembatan itu.

“Adaji mesjid, tapi warga minta dilaksanakan di jembetan ini, katanya sebagai tolak bala, ini tidak ada unsur syriknya,”katanya